Cincin itu Terbuat dari Emas

*foto dan berita disarikan dari detik.com

Baru-baru ini marak sebuah berita yang mengabarkan bahwa DPR menganggarkan Rp 1.9 milyar untuk membelikan setiap anggotanya sebuah cinderamata.

“Dulu pernah dibahas, berupa cincin emas,” kata anggota Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR RI dari FPKS, Abdul Hakim.

Menurut berita yang gua dapat, masing-masing anggota akan mendapat cincin emas seberat 10 gram dengan harga Rp 3.500.000. Dan menurut berita yang sama, cinderamata seperti ini memang ada setiap masa jabatan.

kebanjiran

Tapi, keluarga ini masih belum hidup layak, Pak.
Rumah mereka masih kebanjiran, Bu.

kepanasan

Tapi, mereka masih belum bisa sekolah yang layak, Pak.
Sekolah mereka masih rata dengan tanah, Bu.

kemiskinan

Tapi, adik kita ini masih susah cari air bersih, Pak.
Gizi buruk masih menjangkiti mereka, Bu.

Ampun, Pak, Bu. Saya janji deh ga nakal lagi. Tapi boleh ya, kalian bersimpati sedikit? Atas apa yang terjadi kepada rakyat yang seharusnya terwakili olehmu.

Berikut ini adalah potongan wawancara detik.com dengan salah seorang anggota DPR, Alvin Lie.

Sebagian masyarakat menolak program ini lantaran dianggap menghambur-hamburkan uang rakyat?

Semua ada alokasinya. Kalau semuanya ditolak, kita nggak perlu ada pengawasan terhadap presiden. Toh selama ini kita juga terus melaksanakan kewajiban kita meskipun memang ada kekurangan.

Anggaran untuk seorang presiden saja 1 tahun Rp 200 miliar untuk semua kepentingan presiden seperti perjalanan dinas dan sebagainya. Itu cuma untuk satu orang saja. Jadi masyarakat juga perlu tahu. Kalau selalu tidak perlu begini begitu, anggarannya dibagikan ke rakyat, ya kita juga gak usah bikin UU, gak usah bayar pakar untuk proses bikin UU.

Tapi kinerja DPR kan selama ini dianggap buruk, jadi tak pantas mendapatkan cinderamata seperti itu?

IniĀ  masalah apresiasi saja. Kalau kinerja Dewan tidak bagus memang harus diperbaiki. Tapi kita tidak tinggal diam. Direksi BUMN yang merugi saja dapat bonus gede. Menteri yang kinerjanya tidak jelas dapat cinderamata. Bahkan tidak diketahui oleh publik.

Ooooo. Jadi ini hanya masalah sirik toh?

Beneran deh, gua ga ngerti jalan pikiran mereka. Katanya mereka dewan terhormat. Katanya mereka wakil rakyat.

Cincin itu terbuat dari logam yang mulia.
Tapi hatimu tidak.

11 Responses to “Cincin itu Terbuat dari Emas”

  1. yaampun.
    bener bener deh ini Indonesia democrazy, bukan demokrasi. yang posisinya diatas nggak mau mengayomi yang bawah, nggak sadar kalo hidup nya, gaji nya, sumbernya dari rakyat2 kecil itu juga. ckck.

  2. bener-bener goblok da tu anggota DPR..
    baru ketauan juga waktu uda teken tender lagi..

    gw setuju ama pendapat orang di teve tadi malam..
    ‘print aja 1 sertifikat terus di fotokopi banyak2..’

  3. geblek dah bener2.
    gara2 sirik terus bikin cincin rame2 gitu, mo di jual lagi kali yak? ckkckckk

  4. Beneran deh ya para wakil rakyat itu. Emangnya gaji mereka gak cukup apa buat beli cincin sendiri?!

  5. kelewatan kalo sampe dikasih cendramata sampe 5 milyar. padahal gaji mereka udah gede.. mendingan buat rakyat yang gak mampu. om roy, mampir ke blog ku yah yang lagi ulang tahun. sip thanks :D

  6. hmm dengan hormat gw memberi 1 kata yg cocok buat postingan bang roy yg ini “KEREEEEEEEEEEEEEEENN…” gag tau gw lg kenapa kok tersentuh ya hohoho..emang dasar tu petinggi2 penting apa cinderamata…..
    3.500.000 mending buat rakyat miskin…alesan mereka apa sii gag mo berbagi ma rakyat kecil…aaargghhhh sewot gw jadinya >.<

  7. benar2 butuh waktu yang lama untuk mengembalikan negeri ini, entah kata apa yang tepat untuk menyebut indonesia saat ini. mulai dari fisik sampai psikis kayaknya harus diperbaiki, termasuk saya sendiri. makasih atas postingannya…

  8. tumben roy nulisnya serius?? hehehe.. jadi inget kata Gusdur.. DPR kita mentalnya mental anak TK.. ada temen yang punya sepatu baru iri trus minta deh sepatu yang ga kalah baru :P
    Btw.. gw bisa dituntut pencemaran nama baik ga ya nulis komen kayak gini?

  9. karena diprotes jadi ga jadi bagi cincinnya, semangat !!!!! mari kita pulihkan negara ini….. i love indonesia

  10. kondisi yang sangat memprihatinkan

  11. mereka itu……
    ckckckck sampai bingung milih kata kata -__-
    udah gajinya gede,
    pas rapat tidur,
    suka “studi banding” ke Bali, Puncak, dll
    MASIH KURANG APA SIH YANG MEREKA DAPAT???!?!?!?!
    *emosi*

Leave a Reply